jembatan saliva tercipta dari bibir keduanya.
Sakura mengusap lembut bibir Nirei yang tak hanya basah tapi juga bengkak kemerahan. Dia hanya diam memperhatikan Nirei yang ada dibawah kungkungannya setelah sesi ciuman mereka.
Sakura mengusap lembut bibir Nirei yang tak hanya basah tapi juga bengkak kemerahan. Dia hanya diam memperhatikan Nirei yang ada dibawah kungkungannya setelah sesi ciuman mereka.
Comments
Sakura nya mungkin tak pandai mengungkapkan kata-kata, tapi dia selalu bertindak dengan perbuatannya untuk menenangkan Nirei dan menegaskan padanya jika dia hanya memilih remaja bersurai pirang itu saja.
Tak apa jika orang lain saja yang selalu disandingkan dengan kekasihnya itu.
Tidak apa.. sungguh tidak apa-apa. Karena Nirei akan mengeluhkan semuanya pada Sakura. Hanya pada Sakura.
"Aku punya permintaan." Suara Sakura sedikit tertahan. Nampak ada emosi besar didalamnya.
Sakura sedikit ragu, namun akhirnya dia menjawab,
"Jangan deket-deket sama Suo. Aku cemburu." Aku Sakura dengan wajah memerah malu.
Nirei terpesona karena ucapan pengakuan Sakura. Ahh.. Sifat Sakura yang hanya dia saja yang bisa melihatnya_
"Iya gak akan...."
End....